Puisi tentang pengharapan akan hadirnya sang penyelamat jiwa.

ulurkan tanganmu sebelum hari benar-benar gelap

dan saat malam datang

aku telah terselamatkan

dari taring-taring tajam kepedihan

dari cakar-cakar runcing kegelisahaan

tentang bintang yang tak akan lagi terabaikan

karena kita tegak berdiri mamandangnya

pada dia yang menari penuh pesona

tentang binatang malam yang tak akan lagi terabaikan

karena kita tetap setia mendengar

pada dia yang bernyanyi irama malam

tentang sang luna yang tak akan lagi terabaikan

karena kita dapat selalu merasa

pada dia yang membelai cahaya kelembutan

dan saat malam beranjak

aku masih terselamatkan

dengan senyum-senyummu yang indah

dengan cerita-ceritamu yang bahagia

tetaplah di sini hingga fajar menjemputmu

redupkan matamu di atas pangkuanku

kemudian berlarilah ke arah senja

jangan beranjak menunggu di sana

karena denganmu ….

aku mengenali ketenangan

                                                                                Bogor, 05-03-2006

                                                                               Wend

0
Liked it
Comments (0)

Currently there are no comments related to "Selamatkan Aku". You have a special honor to be the first commenter. Thanks!

Leave a Comment

Hi there!

Hello! Welcome to Authspot, the spot for creative writing.
Read some stories and poems, and be sure to subscribe to our feed!

Find the Spot

Loading